Cara Uji Slump Beton dan Membuat Benda Uji Untuk Tes Kuat Tekan

cara uji cek slump beton


Dalam dunia ready mix produk utamanya adalah beton mix, di mana setiap produk yang berhasil dijual dan sudah menjadi beton dalam berbagai cetakan dan fungsi maka akan dilakukan uji tes kuat tekan pada beton benda uji yang telah dijadikan sebagai sample.

Benda uji ini di dapat dari setiap tahap pengecoran yang telah dilakukan sesuai dengan tanggal dari pengecoran. Kemudian sample benda uji akan dirawat oleh pihak ready mix maupun pihak proyek pengerjaan sampai akhirnya sudah berumur dan berani dilakukan tes uji kuat tekan.

Membuat benda uji dan melakukan tes slump beton juga biasanya akan dilakukan pada tahap trial beton mix. Sebelum pihak proyek memesan beton mix dalam skala yang besar, mereka akan melakukan trial dan uji coba pada setiap mutu yang akan diajukan. Proses pembuatan trial akan disesuaikan dengan job mix yang telah dibuat. 

Setelah benda uji trial yang sudah dibuat berumur dan bisa dilakukan tes, maka akan dilihat hasilnya. Jika sesuai dengan kualitas yang sudah diminta, maka pemesanan akan berlanjut sampai nantinya ke tahap akhir proyek selesai. Nantinya akan tetap membuat benda uji dan tes slump sesuai tanggal pengecoran.

Cara Uji Cek Slump Beton Mix dan Cara Membuat Benda Uji Silinder Maupun Kubus

cara uji cek slump beton


Uji Cek slump beton mix akan dilakukan oleh bagian laboratorium, sebagai perwakilan akan menugaskan satu sampai dua teknisi laboratorium untuk memantau keadaan kualitas beton sampai ke lokasi proyek. Sesampainya di lokasi proyek akan ada tes uji slump beton serta pembuatan benda uji sebelum beton mix yang ada di truck mixer di tuang ke lokasi proyek.

Uji slump beton adalah sebuah metode tes yang digunakan untuk menentukan kekakuan atau workability dari beton segar atau fresh concrete. Ukuran sangat ditentukan oleh kadar air yang digunakan dalam fresh concrete, untuk itu tes ini bertujuan untuk mengetahui apakah beton segar kekurangan, kelebihan atau pas dalam penggunaan airnya.

Proses pengujian slump beton segar didasarkan pada SNI 1972-2008 dan ICS 91.100.30. Ada beberapa peralatan dan bahan yang digunakan dalam menentukan workability beton segar. Di antaranya,

Alat Uji Cek Slump  :

1. Sendok beton atau sekop kecil

2. Corong alat slump

3. Papan tatakan rata dan kedap air

4. Tongkat besi

5. Meteran

Bahan Cek Slump : 

1. Beton fresh secukupnya

Tahap Uji Cek Slump Beton Cair

1. Beton diaduk hingga benar-benar homogen dan tercampur setiap komposisinya, ini bertujuan agar setiap komposisi split dan aggregat halus menjadi seimbang.

2. Bersihkan  tatakan slump dan alat slump dengan air agar nantinya mudah dalam uji cek slump.

3. Letakkan cetakan beton di atas papan dan di isi dengan 1/3 beton, kemudian di tusuk menggunakan tusukan secara merata sampai minimal 25 tusukan secara merata. 

4. Tambahkan lagi 1/3 beton freash dan lakukan tusukan sampai 25 tusukan, namun batasan tusukan tidak sampai dasar hanya pada batasan pertama saja.

5. Tambahkan lagi beton fresh sampai penuh, setelah penuh lakukan tusukan sampai selesai dengan 25-30 tusukan.

6. Kemudian angkat cetakan secara perlahan.

7. Balik cetakan dan tempatkan disebelah hasil uji slump beton.

8. Tempatkan tusukan besi di atasnya dan ukur ketinggian antara tusukan besi dan beton yang runtuh. Dan Anda akan mendapatkan ukuran slump dari beton tersebut.

Contoh Uji Slump Beton

cara uji cek slump beton

cara uji cek slump beton

cara uji cek slump beton


Slump beton ini bisa menunjukkan kualitas kadar air yang ada di beton fresh. Slump beton juga menjadi standar dalam pengecoran, misalnya untuk beton jalan kelas atas bisa menggunakan slump 5 sampai 7. Sedangkan untuk bangunan biasanya 10 sampai 14. Untuk tingkat pengecoran dengan bentuk cetakan sempit  biasanya bisa lebih encer mencapai 18.

Cara Membuat Benda Uji Tes Beton Silinder

Untuk kebutuhan pengetesan dan uji coba kuat tekan, setiap beton yang di tuang di lokasi proyek membutuhkan beberapa sample beton setiap tanggal pengecoran. Minimal akan ada 4 benda uji. Ini nantinya akan dilakukan tes sesuai dengan jadwalnya, misalnya pengetesan pada 14 hari, 21 hari dan 28 hari.

Hasil ini menjadi acuan mengenai kualitas beton yang sudah di hasilkan. Jadi tidak asal-asalan membuat benda uji disini. Bahkan kalau benda uji tes tidak sesuai dengan keinginan bisa berpengaruh dengan kualitas kerja sama yang sudah di kerjakan antara kontraktor dan ready mix. Beberapa tahapan membuat benda uji tes silinder maupun kubus bisa Anda simak di bawah ini :

1. Untuk peralatan bisa disiapkan silinder, kubus, tusukan besi, dan bahan beton fresh.

2. Basahi silinder dan kubus dengan solar, agar nantinya lebih mudah dalam pencopotan. 

3. Masukkan beton fresh 1/3 dari cetakan. 

4. Lakukan tusukan  antara 25-30 kali.

5. Masukkan lagi beton fresh 1/3 bagian dengan tusukan 25-30 kali.

6. Masukkan lagi beton fresh sampai full dan lakukan tusukan 25-30 kali.

7. Setelah itu keringkan dan rapikan di bagian atas permukaan agar rata. Permukaan yang rata sangat mempengaruhi hasil tes.

Dalam pembuatan benda uji tes beton ini memang tidak boleh asal-asalan dan harus disesuaikan dengan prosedur. Setelah benda uji kering dalam 24 jam sudah bisa dilepas kemudian di rendam sampai nanti akhirnya bisa di tes menggunakan alat uji kuat tekan beton baik silinder maupun kubus.

Untuk pengetesan biasanya ada duda macam baik secara independen maupun bersama-sama. Namun setiap ready mix biasanya juga sudah mempunyai alat uji tes kuat tekan sendiri, ini bertujuan untuk tetap bisa melakukan tes pada setiap beton yang dibuat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages